Cerita Awal Saya Memulai Bisnis Online

Awal saya memulai bisnis online kurang lebih sekitar tahun 2009 akhir. Saat itu saya sedang merintis sebuah bisnis service elektronik dengan teman-teman satu jurusan kuliah. Jadi sembari kuliah saya nyambi nyari uang saku dengan berbisnis. Tidak sengaja dari obrolan kawan yang datang kebengkel service, dia menyampaikan sedang jualan software original seperti Windows xp, Windows 7 dan Microsoft Office 2007. Dari situ saya tertarik dan menanyakan cara memasarkannya bagaimana. Karena disitu saya melihat potensi keuntungan yang bagus pada waktu itu. Lalu teman saya sedikit menjelaskan bahwa dia memasarkannya lewat marketplace tokobagus (Sekarang OLX), FJB Kaskus dan SEO Blogger. Beberapa hari dari obrolan itu akhirnya saya coba membuat akun di olx, FJB kaskus dan mulai memasarkannya. Sembari menunggu ada yang kontak produk yang saya pasarkan saya pun mulai inten berkomunikasi tentang cara bagaimana ketika ada konsumen yang menanyakan perihal produk dan fitur-fiturnya.

Selang 1 minggu hampir setiap hari ada yang sms dan menelepon, karena waktu itu belum seramai saat ini menggunakan media komunikasi WA dan BBM. Menurut mentor saya (kawan saya yang mengajarkan jualan online) 1 -3 bulan pertama tidak ada closing itu wajar, karena itu sebuah proses agar kita terbiasa dengan pola komunikasi calon buyer, penguasaan produk dan juga cara bagaimana sicalon buyer/pembeli agar segera melakukan transfer ke rekening kita. Uniknya saat itu bukalapak dan tokopedia belum sebesar saat ini yang dimana telah memiliki Rekening Bersama yang dijamin keamanannya bagi para buyer, walaupun di FJB Kaskus memang sudah ada jasa RekBer namun itu masih dari pihak ketiga (perorangan) sehingga keamanan bertransaksi masih belum terjamin dan bisa setiap saat uang anda dibawa kabur sama siowner rekber pihak ketiga tersebut. Jadi sebagai penjual pun memiliki tantangan bagaimana agar calon buyer itu percaya melakukan transfer ke Rekening kita dan member garansi transaksi jual beli ini aman. Saat itu harga per satu item Windows XP saya kasih harga 450 Ribu – 500 Ribu dan yang paling mahal Microsoft Office 2007 1,5 Juta – 2,5 Juta.

Betul yang dikatakan kawan saya, dibulan kedua saya baru berhasil menjual produk untuk pertama kalinya via online. Ya! Saya berhasil closing 1 produk Windows XP, Dimana mulai dari sicalon buyer sms dan menelepon lalu saya menjelaskan fitur-fiturnya hingga member jaminan garansi klo tidak valid original uang bisa dikembalikan. Dari itu semua 2 bulan yang dilalui kuncinya adalah “Menguasai Produk yang akan kita JUAL”. Ketika kita tidak bisa menguasai produk maka kita akan kesulitan menjelaskan kepada calon pembeli yang menanyakan mulai dari fitur, detail produk hingga troubleshoot (persoalan) pada produk saat digunakan.
Dari penjualan pertama tersebut yang berhasil closing, akhirnya untuk closing-closing selanjutnya jauh lebih mudah. Setiap bulan waktu saya dapat melakukan closing penjualan 2-5 produk. Yang paling banyak pernah closing hingga 20 item Microsoft office 2007, kawan-kawan bisa bayangkan berapa nilai uang yang ditransfer kerekening saya saat itu. Saya terus melakukan penjualan hingga tahun 2013, namun memasuki tahun 2014 penjualan mulai menurun karena telah banyaknya distributor besar yang bermain dan menjual dengan harga yang lebih murah.
Dari cerita diatas, akhirnya saya memiliki pengalaman bagaimana berbisnis online dengan cara menjual produk dengan teknik pemasaran menggunakan marketplace selama 3 tahunan. Ditahun ini 2017 saat kita mau terjun didunia bisnis online dengan cara berjualan produk menggunakan marketplace maka  kawan-kawan semakin diberi kemudahan, mulain dari bukalapak, tokopedia, shopee dll. Yang no satu adalah jaminan keamanan bertransaksi untuk sibuyer, nah solusi itu sudah terjawab dengan marketplace-marketplace besar saat ini. Tugas kita saat ini hanyalah memberikan rasa nyaman dan pelayanan yang istimewa bagi para calon buyer atau calon konsumen tetap kita.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *